Dzikir Ramadan Hari 1–10: Bacaan dan Keutamaannya di Fase Turunnya Rahmat
Dzikir Ramadan Hari 1–10: Bacaan dan Keutamaannya di Fase Turunnya Rahmat (foto:canva)

Dzikir Ramadan Hari 1–10: Bacaan dan Keutamaannya di Fase Turunnya Rahmat

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk berdzikir. Sepuluh hari pertama Ramadan dikenal sebagai fase turunnya rahmat Allah SWT. Pada masa ini, umat Islam dianjurkan meningkatkan amal kebaikan sebagai bentuk mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 41:

“Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan dzikir sebanyak-banyaknya.”

Selain perintah dalam Al-Qur’an, keutamaan dzikir juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW. Dalam riwayat Shahih Muslim, disebutkan bahwa orang-orang yang berkumpul untuk berdzikir akan dikelilingi malaikat, diliputi rahmat, diturunkan ketenangan, dan disebut namanya oleh Allah SWT.

Dzikir merupakan amalan ringan, namun berpahala besar. Bacaan dzikir bisa diamalkan kapan saja, baik setelah salat, saat bekerja, beristirahat, maupun menjelang berbuka puasa.

Bacaan Dzikir Ramadan 1–10 Hari Pertama

Mengutip Al-Adzkar, buku Ihya 345 Sunnah Nabawiyah karya Raghib As-Sirjani, serta Zikir Obat Hati karya Muhammad Akrom, berikut bacaan dzikir yang dianjurkan selama 10 hari pertama Ramadan:

  1. Tahlil
    Laa ilaaha illa Allaah
    Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah.
  2. Tahlil Lengkap
    Laa ilaaha illa Allaahu wahdahu laa syariika lah…
    Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
  3. Tasbih
    Subhaanallah
    Artinya: Maha Suci Allah.
  4. Tahmid
    Alhamdulillah
    Artinya: Segala puji bagi Allah.
  5. Takbir
    Allahu Akbar
    Artinya: Allah Maha Besar.
  6. Istighfar
    Astaghfirullah
    Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
  7. Empat Kalimat Utama
    Subhaanallah, wal hamdu lillaah, wa laa ilaaha illa Allah, wallaahu akbar
    Bacaan ini lebih dicintai Rasulullah SAW daripada dunia dan seisinya.
  8. Tasbih Pujian
    Subhaanallah wa bihamdihi
  9. Tasbih Agung
    Subhaanallah wa bihamdihi, subhaanallaahil ‘adzhiim
    Dzikir ini sangat dicintai Allah, berat timbangannya di akhirat, dan ringan diucapkan.
  10. Dzikir Keridhaan
    Radhiitu billaahi rabba, wa bil islaami diinan, wa bi muhammadin rasuulan
    Artinya: Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad sebagai rasul.

Manfaat Berdzikir kepada Allah SWT

Dalam kitab Al Wabilush Shoyyib, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah merangkum sejumlah manfaat dzikir, di antaranya:

  • Terhindar dari godaan setan
  • Mendatangkan ridha Allah SWT
  • Menghilangkan kegelisahan dan kesedihan
  • Menenangkan hati dan menghadirkan kebahagiaan
  • Menguatkan hati dan badan
  • Menerangi hati dan wajah
  • Membuka pintu rezeki

Dengan memperbanyak dzikir pada 10 hari pertama Ramadan, umat Islam diharapkan dapat meraih rahmat Allah SWT sekaligus menumbuhkan ketenangan dan kekuatan spiritual dalam menjalani ibadah puasa.

Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan, keuangan, Islam, sepak bola, olahraga, dan prediksi bola yang menghadirkan informasi terbaru, akurat, informatif, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *