Alaku

JAKARTA – FIFA kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan belum merealisasikan janji pemberian dana bantuan kepada sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Padahal, dana tersebut disebut-sebut akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur sepak bola serta berbagai program sosial di daerah penyelenggara.

Laporan dari media internasional menyebutkan bahwa empat perwakilan eksekutif dari kota penyelenggara Piala Dunia 2026 telah meminta FIFA segera memenuhi komitmen pembayaran dana warisan (legacy fund) yang sebelumnya dijanjikan. Namun hingga kini, identitas kota-kota yang mengajukan tuntutan tersebut belum diungkapkan secara resmi.

FIFA Janjikan Dana Warisan 1 Juta Dolar AS

Berdasarkan laporan yang dikutip dari France24, FIFA disebut pernah menjanjikan dana warisan sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp18 miliar kepada setiap kota tuan rumah di Amerika Serikat.

Dana tersebut dirancang untuk mendukung pembangunan fasilitas sepak bola, memperkuat infrastruktur olahraga, sekaligus membiayai berbagai proyek sosial yang berkaitan dengan perkembangan sepak bola di tingkat lokal.

Menurut para pejabat kota, komitmen tersebut disampaikan secara lisan oleh jajaran manajemen senior FIFA dan terus diulang dalam sejumlah pertemuan resmi menjelang turnamen berlangsung.

Namun hingga saat ini, FIFA belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi ataupun dokumen tertulis mengenai realisasi dana bantuan tersebut.

Daftar Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Sebanyak 10 kota di Amerika Serikat dipercaya menjadi penyelenggara pertandingan Piala Dunia 2026, yaitu:

  • Seattle
  • San Francisco
  • Los Angeles
  • Dallas
  • Kansas City
  • Atlanta
  • Philadelphia
  • Miami
  • Boston
  • New York/New Jersey

Kota-kota tersebut berperan penting dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia yang berlangsung hingga pertengahan Juli 2026.

FIFA Raup Pendapatan Fantastis

Di tengah polemik tersebut, FIFA dilaporkan berhasil membukukan pendapatan sekitar 15 miliar dolar AS dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Nilai itu meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan pendapatan yang diperoleh pada edisi Piala Dunia 2022.

Besarnya pemasukan tersebut membuat sejumlah pihak mempertanyakan mengapa dana bantuan yang dijanjikan kepada kota-kota penyelenggara belum juga direalisasikan.

Polemik Tambah Sorotan terhadap Kepemimpinan Gianni Infantino

Permintaan pencairan dana dari kota-kota tuan rumah semakin menambah daftar kontroversi yang membayangi FIFA di bawah kepemimpinan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sebelumnya, Infantino juga mendapat kritik setelah muncul wacana mengenai proposal penjualan sebagian saham penyelenggaraan Piala Dunia.

Hingga berita ini ditulis, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan pembayaran dana warisan tersebut.

Baca berita sepak bola dunia lainnya hanya di sutbongtv.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan