Jejak Sejarah Pendidikan di Rejang Lebong, Hingga Menjadi Lokasi Pendirian Sekolah Unggulan Garuda

Rejang Lebong – Sejarah pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong telah dimulai sejak era kolonial Belanda. Dilansir dari emong-soewandi.com, pada tahun 1912 pemerintah kolonial mendirikan Volksschool atau sekolah rakyat di Pasar Kepahiang, Pasar Curup, dan Padang Ulak Tanding. Masing-masing sekolah menampung 50 hingga 160 murid, meski hanya sedikit anak-anak pribumi Rejang yang dapat bersekolah saat itu.
Tahun 1914, masih menurut catatan yang sama, dibuka kursus sore bagi perempuan pribumi di Pasar Kepahiang dan Curup. Program ini mengajarkan baca, tulis, hitung, serta keterampilan menjahit dan memasak. Inisiatif tersebut menjadi pintu awal hadirnya pendidikan formal bagi kaum perempuan di Rejang Lebong.
Perkembangan semakin pesat terjadi pasca kemerdekaan. Berdasarkan informasi dari sman1rejanglebong.sch.id, SMA Negeri 1 Rejang Lebong berdiri pada tahun 1956 dan menjadi salah satu sekolah menengah atas tertua di Bengkulu. Kemudian pada 4 Januari 1979, berdiri SMA Negeri 2 Rejang Lebong melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0185/1979. Arsip sekolah mencatat, pembangunan gedung SMA tersebut turut didukung Yayasan Prasetiya Mulya. Kini, sekolah ini berkembang menjadi SMA favorit dengan ribuan siswa dan program unggulan Tahfiz Qur’an.
Selain pendidikan umum, pendidikan inklusif juga berkembang. Berdasarkan dokumen sejarah SLB Negeri 1 Rejang Lebong, sekolah ini resmi menggunakan nama tersebut sejak Januari 2019, setelah sebelumnya bernama SDLB No. 93 Air Bang dan berstatus SLB Negeri sejak 2008. Kehadirannya memberi kesempatan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Terbaru, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie PhD melakukan kunjungan kerja ke Rejang Lebong pada Rabu (20/8/2025). Wamen meninjau calon lokasi pendirian Sekolah Unggulan Garuda, didampingi langsung oleh Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari. Kehadiran sekolah unggulan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Rejang Lebong sebagai pusat pendidikan di Sumatera bagian Selatan.





