Hanya Kepala Daerah yang Ikuti Retret Selama Sepekan, Ini Alasannya
Hanya Kepala Daerah yang Ikuti Retret Selama Sepekan, Ini Alasannya / foto dok detikcom

Kepala Daerah Ikut Retret Sepekan, Wakada Tidak?

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Jakarta – Para kepala daerah yang baru dilantik akan mengikuti retret selama sepekan di Magelang. Namun, hanya kepala daerah ikut retret selama sepekan, wakil kepala daerah hanya diwajibkan hadir pada hari terakhir. Hal ini dilakukan karena alasan efisiensi dan keterbatasan tempat.

Efisiensi Waktu dan Keterbatasan Kapasitas Alasan Hanya Kepala Daerah Ikut Retret

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa awalnya retret dirancang berlangsung selama 14 hari dan melibatkan wakil kepala daerah. Namun, program tersebut kemudian dipadatkan menjadi tujuh hari agar para kepala daerah dapat segera mulai bekerja.

“Memang desain awal itu 14 hari, kemudian melibatkan juga wakil kepala daerah. Tapi kemudian karena efisiensi, kita ingin juga teman-teman itu lebih cepat untuk bekerja, dipadatkan 7 hari, dan tempatnya juga terbatas,” ujar Bima Arya di Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2025).

Tenda yang digunakan untuk tempat menginap kepala daerah juga menjadi kendala dalam menampung lebih banyak peserta. Oleh karena itu, wakil kepala daerah hanya diikutsertakan pada hari terakhir.

“Jadi karena di tenda, tendanya itu tidak muat kapasitasnya kalau seribu. Kita harus mencarikan lagi, begitu. Jadi untuk sementara tahapan ini, wakilnya bergabung di ujung saja,” tambahnya.

Jadwal Kehadiran Wakil Kepala Daerah

Wakil kepala daerah dijadwalkan hadir pada 27 Februari, sementara penutupan retret akan berlangsung pada 28 Februari. Meski demikian, Bima Arya tidak menutup kemungkinan bahwa wakil kepala daerah dapat mengikuti retret di masa mendatang.

“Nanti mungkin sangat terbuka kemungkinan apabila wakilnya juga akan mengalami pembekalan juga. Ya tentu dengan rencana yang berbeda nanti ke depan,” ujarnya.

Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta terpilih, Rano Karno, juga menyatakan kesiapannya untuk mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 27 Februari.

“Kebetulan kalau wakil itu kan diwajibkan hadir tanggal 27, karena untuk mengikuti penutupan tanggal 28. Kecuali Pak Gub, Pak Gub emang dari awal,” kata Rano setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kemendagri.

Hasil Pemeriksaan Kesehatan Kepala Daerah

Dalam rangka persiapan retret, 239 kepala daerah diundang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, 24 di antaranya tidak dapat hadir karena alasan tertentu.

“Membersamai proses cek kesehatan ini hampir jam 15.10 WIB, 239 daerah yang diundang itu 24 baik kepala daerah maupun wakil kepala daerah itu tidak hadir. Ada yang sudah menyampaikan izin karena ada keperluan atau ada agenda yang mendesak yang mungkin akan diusahakan besok hari,” ungkap Bima Arya.

Mayoritas hasil tes menunjukkan kondisi yang baik, meskipun ada beberapa kepala daerah yang memiliki riwayat operasi atau kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian dari tim medis.

“Namun ada yang memiliki riwayat operasi, ada yang memiliki hal-hal yang perlu diperhatikan tentu tim medis di sana nanti akan memberikan atensi. Ini kami sangat serius untuk aspek kesehatan ini karena nanti selama tujuh hari kegiatannya cukup panjang,” tambahnya.

Tes kesehatan akan berlanjut untuk kepala daerah dari wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan, keuangan, Islam, sepak bola, olahraga, dan prediksi bola yang menghadirkan informasi terbaru, akurat, informatif, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *