Jakarta – Arsenal sukses membungkam Real Madrid dengan skor telak 3-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025. Namun, apakah keunggulan itu cukup untuk mendepak tim dengan 15 gelar Liga Champions tersebut?
Laga Arsenal vs Real Madrid digelar di Emirates Stadium, Rabu (9/4/2025) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung imbang tanpa gol di babak pertama, namun Arsenal tampil agresif di babak kedua.
Declan Rice jadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol dari situasi bola mati. Sementara satu gol tambahan disumbangkan Mikel Merino yang memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas bagi Meriam London.
Keunggulan ini jelas memberi modal penting bagi Arsenal untuk menghadapi leg kedua di markas Real Madrid pada Kamis, 17 April 2025 mendatang.
Meski demikian, status Madrid sebagai raja Liga Champions tak bisa diremehkan. Klub asal Spanyol itu telah mengoleksi 15 trofi “Si Kuping Besar” dan punya sejarah kebangkitan dramatis.
“Saya ingin mengatakan semuanya sudah berakhir. Namun, setelah gol pertama saya katakan mereka (Arsenal) butuh gol kedua dan setelah gol kedua mereka butuh gol ketiga. Namun Real Madrid adalah Real Madrid,” ujar mantan pemain Arsenal, Cesc Fabregas, kepada Amazon Prime.
Hal senada juga disampaikan mantan bek Arsenal, Matt Upson. Menurutnya, tim asuhan Carlo Ancelotti kerap tampil mengejutkan dalam kondisi sulit.
“Real Madrid pernah berada dalam situasi yang sama buruknya atau bahkan lebih buruk dari ini sebelumnya dan berhasil menemukan solusinya. Jika ada tim di kandang sendiri yang dapat membalikkan keadaan, itu adalah mereka,” ucap Upson kepada BBC.
Kini pertanyaannya, mampukah Arsenal mempertahankan keunggulan 3-0 dan menyingkirkan Real Madrid dari kompetisi yang sangat mereka kuasai?





