Ramadan Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Empat Pilar Akhlak Penopang Hidup Muslim
Ramadan Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Empat Pilar Akhlak Penopang Hidup Muslim (foto:canva)

Ramadan Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Empat Pilar Akhlak Penopang Hidup Muslim

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Ramadan kerap dipahami hanya sebagai bulan menahan lapar dan haus. Padahal, puasa sejatinya menjadi sarana memperbaiki akhlak. Keberhasilan seseorang dalam mempelajari agama tidak berhenti pada ibadah ritual semata, melainkan tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari.

Akhlak menjadi fondasi utama kehidupan seorang muslim. Keindahan ajaran Islam tampak dari cara berbicara, bersikap kepada sesama, hingga kemampuan mengelola emosi. Hal ini disampaikan dalam program detikKultum Ramadan oleh Ustaz Koh Dennis Lim, yang mengulas empat pilar akhlak bersumber dari hadits Rasulullah SAW.

Keempat pilar tersebut menjadi penopang kehidupan seorang muslim sekaligus pedoman dalam membangun karakter.

1. Menjaga Lisan dan Memuliakan Sesama

Pilar pertama berkaitan dengan ucapan dan sikap terhadap lingkungan sekitar. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya.”
(HR. Shahih Bukhari & Shahih Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa berbicara diperbolehkan selama membawa kebaikan. Jika ragu, diam adalah pilihan terbaik. Ustaz Koh Dennis Lim mengajak umat Islam untuk selalu bertanya sebelum berbicara: apakah ucapan tersebut diridhai Allah SWT.

Ia juga mengingatkan kisah seseorang yang rajin salat, zakat, puasa, bahkan haji, tetapi lisannya menyakiti tetangga. Rasulullah SAW menyebut orang tersebut dengan ungkapan “Hiya finnar” (dia di neraka). Pesan ini relevan karena sering kali justru orang terdekat yang paling tersakiti oleh ucapan kita.

2. Meninggalkan Hal yang Tidak Bermanfaat

Pilar kedua adalah kemampuan memilah aktivitas. Rasulullah SAW bersabda:

“Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.”
(HR. Tirmidzi & Ibnu Majah)

Menurut Ustaz Koh Dennis Lim, bekal kembali kepada Allah adalah amal saleh, sementara waktu merupakan aset paling berharga untuk mengumpulkannya. Harta bisa dimiliki, tetapi tanpa waktu untuk menyalurkannya pada kebaikan, semuanya menjadi sia-sia.

Kesadaran ini mendorong seseorang untuk mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat, yang pada akhirnya kebaikan tersebut kembali kepada dirinya sendiri.

3. Mengendalikan Amarah

Jika lisan dan waktu sudah dijaga, tantangan berikutnya adalah mengelola emosi. Rasulullah SAW bersabda:

“Jangan marah, maka bagimu surga.”
(HR. Thabrani)

Dalam kultumnya, Ustaz Koh Dennis Lim menyampaikan bahwa jalan menuju surga sering terhalang oleh perilaku pribadi, seperti mudah marah, lalai beribadah, dan jarang beristighfar. Rasulullah SAW sendiri pernah marah, tetapi bukan karena kepentingan pribadi, melainkan saat agama Allah dihina atau orang lain dizalimi. Ini menunjukkan bahwa marah boleh terjadi, namun harus karena alasan yang benar.

4. Mencintai Kebaikan bagi Sesama

Pilar terakhir menyempurnakan tiga pilar sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak sempurna iman seseorang sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Iman mencapai kesempurnaan ketika seseorang mampu merasa bahagia atas kebaikan yang diterima orang lain. Sikap ini membersihkan hati dari dengki, yang kerap muncul saat melihat keberhasilan sesama.

Ustaz Koh Dennis Lim mengingatkan bahwa apa yang telah Allah tetapkan tidak akan tertukar. Sebaliknya, orang yang menyimpan dengki justru hidup dalam penderitaan karena menggantungkan kebahagiaannya pada keadaan orang lain.

Empat pilar akhlak ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum membangun karakter dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan, keuangan, Islam, sepak bola, olahraga, dan prediksi bola yang menghadirkan informasi terbaru, akurat, informatif, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *