Timnas Indonesia Bidik Rekor di Kualifikasi Piala Dunia
Timnas Indonesia Bidik Rekor di Kualifikasi Piala Dunia / foto ig erspo

Timnas Indonesia Bidik Rekor di Kualifikasi Piala Dunia

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Jakarta – Timnas Indonesia berpeluang melewati pencapaian Timnas Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan empat laga tersisa, skuad Garuda masih memiliki kesempatan mengukir sejarah.

Vietnam sebelumnya lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, mengumpulkan empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kekalahan. Mereka finis di posisi juru kunci Grup B dengan mencetak delapan gol dan kebobolan 19 kali.

Saat ini, Timnas Indonesia telah mengoleksi enam poin dari enam pertandingan, dengan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Indonesia bersaing ketat di Grup C babak ketiga melawan Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.

Persaingan Ketat di Grup C

Indonesia berada di posisi ketiga dengan enam poin, setara dengan Arab Saudi, Bahrain, dan China. Sementara itu, Australia menempati posisi kedua dengan tujuh poin, dan Jepang memimpin klasemen dengan 16 poin.
Pada laga terdekat, Indonesia akan menghadapi Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025), pukul 16.10 WIB. Lima hari kemudian, Indonesia akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Jika mampu meraih kemenangan dari salah satu pertandingan tersebut, Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang mencatat lebih dari satu kemenangan di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia.

Nilai Skuad Indonesia Lebih Tinggi dari Australia

Laga antara Australia vs Indonesia yang digelar di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3/2025) juga menarik perhatian dari sisi nilai pasar pemain. Berdasarkan data Seasia Goal, nilai pasar skuad Indonesia mencapai 36,8 juta euro (sekitar Rp 654,9 miliar), jauh lebih tinggi dibandingkan Australia yang hanya 23,7 juta euro (sekitar Rp 421,8 miliar).

Bek Indonesia, Mees Hilgers, menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda, mencapai Rp 156,43 miliar. Sementara pemain dengan nilai terendah adalah Pratama Arhan yang ditaksir sebesar Rp 2,61 miliar.

Dari sisi usia, Indonesia memiliki rata-rata lebih muda yaitu 24,9 tahun, sementara Australia memiliki rata-rata usia 28,2 tahun.

Misi Mencatatkan Sejarah di Negeri Kanguru

Meski memiliki rekor buruk di kandang Australia, Indonesia berharap dapat memecahkan kutukan tersebut dengan skuad ‘mahal’ yang dimiliki saat ini. Selama lima lawatan sebelumnya, Indonesia selalu kalah dari Australia. Namun, dengan motivasi tinggi dan ambisi besar, Tim Merah-Putih menargetkan kemenangan pertama mereka di Negeri Kanguru.

Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan, keuangan, Islam, sepak bola, olahraga, dan prediksi bola yang menghadirkan informasi terbaru, akurat, informatif, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *