Jakarta – Bankir dan investor terkaya di dunia, Warren Buffett, dikenal dengan prinsip hidup hematnya meskipun memiliki kekayaan yang melimpah. Ia kerap menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan, terutama bagi kelas menengah yang sering kali terjebak dalam pola konsumsi berlebihan. Jumat (24/01/2025), Buffett membagikan lima hal yang sebaiknya dihentikan pembeliannya oleh kalangan kelas menengah untuk mengatur keuangan dengan lebih baik.
1. Mobil Baru
Salah satu nasihat Buffett yang paling konsisten adalah menghindari pembelian mobil baru. Menurutnya, kendaraan merupakan salah satu aset yang cepat mengalami depresiasi nilai. Mobil baru bisa kehilangan hingga 20% dari nilainya pada tahun pertama, dan terus menurun hingga 60% selama lima tahun pertama.
Sebagai gantinya, Buffett merekomendasikan pembelian mobil bekas dengan kondisi baik yang dinilai lebih ekonomis dan bijak.
“Jangan simpan apa yang tersisa setelah belanja, tetapi belanjakan apa yang tersisa setelah menabung,” ujar Buffett.
2. Berlangganan yang Tidak Perlu
Di era digital, banyak orang berlangganan layanan seperti streaming video, musik, atau aplikasi premium lainnya yang sering kali tidak digunakan secara maksimal. Tanpa disadari, biaya berlangganan ini dapat menguras anggaran bulanan.
Buffett menyarankan untuk meninjau kembali layanan langganan yang benar-benar dibutuhkan dan memanfaatkan dengan baik, serta menghentikan yang tidak memberikan manfaat berarti.
“Jika Anda membeli barang yang tidak Anda butuhkan, Anda akan segera harus menjual barang yang Anda butuhkan,” kata Buffett.
3. Rumah Baru
Buffett memahami pentingnya memiliki rumah sendiri, namun ia menyarankan kelas menengah untuk tidak terburu-buru berpindah ke rumah yang lebih besar. Menurutnya, langkah ini dapat menyebabkan tekanan finansial yang besar dan menghambat akumulasi kekayaan dalam jangka panjang.
Buffett sendiri tetap tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958 di Omaha, Nebraska, seharga US$ 31.500 atau sekitar Rp 510,14 juta.
4. Barang Kualitas Rendah
Banyak orang tergoda untuk membeli barang dengan harga murah, namun kualitas yang rendah sering kali membuat barang tersebut memiliki masa pakai yang pendek. Buffett berpendapat bahwa pembelian barang berkualitas rendah justru dapat meningkatkan pengeluaran dalam jangka panjang karena seringnya penggantian.
Ia menyarankan untuk memilih barang berkualitas tinggi agar lebih tahan lama dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.
5. Judi
Buffett secara konsisten mengkritik perjudian dalam bentuk apa pun, termasuk tiket lotere. Ia menyebut bahwa perjudian adalah hasil dari kesalahpahaman tentang probabilitas dan harapan akan kekayaan instan, yang pada akhirnya hanya akan merugikan.
“Perjudian dan tiket lotere adalah pajak bagi orang-orang yang tidak mengerti matematika,” ujar Buffett.
Menurutnya, uang yang digunakan untuk berjudi lebih baik diinvestasikan dalam aset yang memiliki potensi keuntungan jangka panjang.
Dengan mengikuti saran dari Warren Buffett ini, kelas menengah diharapkan dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, fokus pada kebutuhan, dan membangun kekayaan secara sistematis.





