Alaku

Jakarta – X mengubah skema monetisasi bagi kreator dan influencer di platformnya dengan menghentikan program Revenue Sharing dan menggantinya dengan Original Content Rewards. Program baru ini menitikberatkan pembayaran pada konten orisinal, dengan Revenue Sharing akan dihentikan sepenuhnya setelah 7 September 2026.

Pengguna yang saat ini mengikuti Revenue Sharing masih dapat menerima penghasilan hingga batas waktu tersebut. Namun, mereka harus kembali mendaftar jika ingin mengikuti Original Content Rewards, sementara pengguna yang belum pernah bergabung dalam program sebelumnya sudah dapat mendaftarkan diri.

Untuk mengikuti program baru, pengguna wajib berlangganan salah satu dari tiga layanan X Premium. Selain itu, mereka harus memiliki sedikitnya 500 pengikut terverifikasi serta mengumpulkan minimal 500.000 tayangan di timeline Home dari pengguna terverifikasi dalam 90 hari terakhir.

X juga memperjelas jenis konten yang akan mendapat perhatian dalam skema monetisasi baru tersebut. Konten orisinal mencakup tulisan atau laporan yang dibuat sendiri, foto dan video hasil produksi kreator, hingga meme atau ilustrasi yang mereka ciptakan.

Konten milik pengguna lain masih dapat menghasilkan uang apabila diolah kembali secara bermakna. Kreator dapat menambahkan komentar atau analisis yang substansial maupun melakukan penyuntingan kreatif terhadap foto atau video yang digunakan.

Sebaliknya, sekadar menyalin unggahan akun lain, mengunduh lalu mengunggah kembali konten, atau melakukan repost tanpa tambahan komentar maupun penyuntingan berarti tidak masuk kategori konten orisinal.

Senior Product Manager Creators Space XAI, Allegra Jacchia, mengatakan perubahan tersebut dimaksudkan untuk mengarahkan kreator agar menghasilkan gagasan dan sudut pandang baru, bukan sekadar mencari celah untuk memperoleh pembayaran.

“Kreator seharusnya fokus membawa konten baru ke platform, bukan fokus mendapatkan bayaran,” kata Jacchia, seperti dikutip TechCrunch, Minggu (9/8/2026).

Menurut Jacchia, X memilih membangun kembali sistem monetisasinya daripada terus menambah aturan dan pengecualian untuk mengatasi berbagai cara pengguna mengeksploitasi mekanisme lama. “Keputusan yang lebih baik adalah dengan memulai dari awal dan membangun program yang dirancang dari awal untuk menghargai orisinalitas,” ujarnya.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perombakan sistem bagi hasil X. Pada Maret lalu, platform tersebut juga memperbarui Revenue Sharing dengan memberikan bobot lebih besar terhadap engagement yang berasal dari wilayah asal pengguna.

Kebijakan itu antara lain diarahkan untuk mengurangi praktik pengguna yang berpura-pura berasal dari Amerika Serikat demi memperoleh engagement lebih tinggi dari konten terkait Donald Trump maupun isu-isu Amerika Serikat.

Dengan Original Content Rewards, X kini menggeser fokus monetisasi dari sekadar performa engagement menuju kontribusi kreator dalam menghasilkan materi yang benar-benar baru dan memiliki nilai tambah bagi platform.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan