Direktur Celios: Butuh 68 Tahun Gaji di Indonesia untuk Capai Rp10 Juta

Ketika ditanya tentang upaya yang bisa dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan gaji masyarakat, Bhima menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang mendukung pendidikan dan pelatihan, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta promosi investasi dalam industri dan sektor yang mampu memberikan peluang kerja yang lebih baik.
Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengungkapkan pandangannya tentang perlunya pertumbuhan rata-rata gaji masyarakat Indonesia mencapai 6 persen per tahun untuk mencapai target tertentu pada tahun 2045. Bhima mengatakan bahwa untuk mencapai pertumbuhan gaji sebanyak itu, pemerintah perlu mempertimbangkan peningkatan upah minimum sebesar 10 persen atau lebih.
Dalam keterangan yang diberikan di Jakarta, Bhima menjelaskan, “Untuk mencapai target tertentu pada tahun 2045, pertumbuhan rata-rata gaji masyarakat harus mencapai 6 persen setiap tahun. Ini adalah tantangan besar, dan salah satu langkah yang perlu diambil adalah menaikkan upah minimum masyarakat di atas 10 persen. Hal ini akan membantu masyarakat mendapatkan pendapatan yang lebih layak.”
Direktur Celios juga menyoroti pentingnya dorongan dari sisi kebijakan pemerintah untuk mencapai pertumbuhan gaji yang signifikan. Ia menekankan bahwa perubahan struktur ekonomi Indonesia adalah kunci dalam upaya mencapai target tersebut. Lebih lanjut, ia menekankan perlunya fokus pada industri pengolahan yang bernilai tambah daripada industri ekstraktif.
“Dengan fokus pada industri pengolahan yang bernilai tambah, Indonesia akan dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat global. Hal ini akan memungkinkan Indonesia untuk merebut pangsa pasar industri sekaligus bersaing dengan negara-negara kawasan lainnya seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia,” kata Bhima.





