Alaku

Jakarta – Kehadiran fitur username di WhatsApp yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa membagikan nomor telepon dinilai membawa peningkatan privasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, pakar keamanan siber mengingatkan adanya sejumlah potensi ancaman yang perlu diantisipasi pengguna.

Seperti diberitakan detikINET, pembaruan dari Meta itu memungkinkan setiap pengguna membuat nama pengguna khusus, seperti @john_doe_99, sehingga percakapan dapat dimulai hanya dengan menggunakan username tanpa bergantung pada nomor telepon.

Meski memberikan perlindungan terhadap identitas pribadi, para analis keamanan menilai sistem baru tersebut juga membuka peluang munculnya berbagai modus kejahatan digital yang sebelumnya lebih sulit dilakukan ketika nomor telepon menjadi identitas utama akun.

Salah satu risiko yang disoroti adalah meningkatnya potensi penyamaran identitas. Pelaku kejahatan dapat membuat username yang sangat mirip dengan nama perusahaan, tokoh publik, atau individu lain, misalnya dengan mengganti karakter tertentu atau menambahkan simbol agar terlihat meyakinkan di mata korban.

Selain itu, penggunaan username dinilai dapat mempermudah pelaku menjalankan kampanye phishing dan penyebaran malware secara massal. Bot otomatis berpotensi lebih mudah menargetkan akun berdasarkan pola nama pengguna dibandingkan harus menebak kombinasi nomor telepon yang bersifat acak.

Ancaman lain yang turut menjadi perhatian adalah praktik perebutan username bernilai tinggi. Pelaku dapat lebih dulu mendaftarkan nama bisnis, merek dagang, maupun nama tokoh terkenal untuk kemudian meminta tebusan atau memanfaatkannya dalam berbagai modus penipuan, termasuk promosi investasi dan giveaway kripto palsu.

Para ahli juga mengingatkan bahwa username yang dipublikasikan di media sosial, forum, atau situs web dapat menjadi sasaran bot spam, undangan grup ilegal, hingga penipuan keuangan apabila pengaturan privasi akun tidak dikonfigurasi dengan baik.

Di sisi lain, pengguna diminta tidak terlena dengan anggapan bahwa penggunaan username otomatis menjamin keamanan. Berbagi informasi sensitif seperti kode OTP, data keuangan, kata sandi, maupun kredensial perusahaan tetap berisiko, baik saat berkomunikasi melalui nomor telepon maupun menggunakan username.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan