Alaku

Kapan Lailatul Qadar, Malam Kemuliaan di Bulan Ramadan

ilustrasi malam lailatul qadar / foto freepik

JakartaLailatul Qadar adalah malam yang paling mulia dalam bulan Ramadan. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits.

Makna Lailatul Qadar

Menurut buku Malam Seribu Bulan: Renungan-renungan 30 Hari Ramadan karya Azyumardi Azra, istilah Lailatul Qadar berasal dari dua kata, yaitu layl (malam) dan al-qadr (penetapan atau kemuliaan).

Terdapat tiga makna utama dalam Lailatul Qadar:

  1. Penetapan dan pengaturan: Allah SWT menetapkan perjalanan hidup manusia.
  2. Malam kemuliaan: Malam ini menjadi mulia karena Al-Qur’an pertama kali diturunkan.
  3. Malam yang sempit: Malaikat turun berbondong-bondong ke bumi dengan izin Allah.

Keistimewaan malam ini dijelaskan dalam Surah Al-Qadr (97:1-3):

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

Menurut Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, ayat ini menegaskan bahwa Lailatul Qadar lebih utama daripada seribu bulan, menjadikannya sebagai malam yang penuh berkah bagi umat Islam.

Kapan Lailatul Qadar Terjadi?

Waktu pasti kapan Lailatul Qadar tidak diketahui, namun menurut para ulama, malam ini terjadi di malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan).

Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang ingin mengintai malam Lailatul Qadar, hendaklah diintainya pada malam dua puluh tujuh.” (HR Ahmad)

Malam ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan ampunan dan pahala berlipat ganda. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barang siapa beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap rida Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari & Muslim)

Amalan di Malam Lailatul Qadar

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa, salah satunya adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, mencintai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR Tirmidzi)

Dengan memahami keutamaan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa agar mendapatkan berkah di malam penuh kemuliaan ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan