Alaku

Jakarta – Telur sering dianggap sebagai makanan tinggi kolesterol yang perlu dihindari. Namun, penelitian terbaru dari University of California San Diego (UCSD) menunjukkan bahwa konsumsi telur justru dapat memberikan manfaat kesehatan, terutama untuk fungsi otak dan kadar kolesterol.

Peneliti menganalisis data dari 890 partisipan, terdiri atas pria dan wanita. Hasilnya, konsumsi 2-4 telur per minggu dikaitkan dengan kadar kolesterol darah yang lebih rendah. Pada wanita, konsumsi telur dalam jumlah tersebut juga membantu mencegah penurunan memori jangka pendek dan panjang.

Telur dan Kolesterol: Fakta Baru
Menurut Donna Kritz-Silverstein dan Ricki Bettencourt, peneliti kesehatan masyarakat dari UCSD, meskipun telur memiliki kadar kolesterol tinggi, makanan ini tidak memberikan dampak buruk pada fungsi kognitif. Sebaliknya, kandungan nutrisi seperti protein, asam amino, kolin, dan karotenoid dalam telur justru berkontribusi pada peningkatan kinerja otak.

“Telur berperan penting dalam melestarikan struktur dan fungsi neuron di otak,” jelas mereka, seperti dikutip dari jurnal Nutrients.

Mitos dan Fakta Kolesterol Telur
Telur sering dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular karena kolesterolnya yang tinggi. Namun, penelitian ini menekankan bahwa risiko tersebut lebih berkaitan dengan cara memasak telur. Misalnya, penggunaan lemak jenuh, gula, atau natrium tambahan dapat meningkatkan risiko penumpukan plak di arteri.

Secara alami, telur merupakan sumber protein tinggi, rendah lemak, dan padat nutrisi. Kolesterol alami pada telur tidak secara langsung memengaruhi kadar kolesterol tubuh jika dikonsumsi dalam batas wajar.

Manfaat Kolin dan Karotenoid
Telur mengandung kolin, prekursor neurotransmitter penting yang membantu fungsi kognitif, serta karotenoid yang mendukung peningkatan daya ingat. Studi ini juga mengungkapkan bahwa individu dengan konsentrasi kolin tinggi dalam darah cenderung memiliki skor lebih baik dalam tes fungsi otak.

Kesimpulan
Telur, meskipun tinggi kolesterol, memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan cara memasak yang tepat dan konsumsi dalam jumlah moderat, telur bisa menjadi makanan yang mendukung kesehatan tubuh dan otak tanpa menimbulkan risiko.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan