Alaku

Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Besok, 4.770 Formasi Siap Diperebutkan

Ilustrasi Siswa dari berbagai sekolah kedinasan. Syarat dan informasi pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026. Foto: Dok. Instagram/@bkngoidofficial

Jakarta – Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 resmi dibuka mulai Selasa (18/8/2026) dengan total 4.770 formasi yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara terpusat melalui portal SSCASN BKN, sementara seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung hingga awal November 2026.

Pendaftaran menjadi pintu masuk bagi lulusan sekolah kedinasan untuk mengikuti proses pembentukan calon aparatur sipil negara (ASN). Ketentuan penerimaan tahun ini dituangkan dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan yang berlaku sejak 15 Juli 2026.

Masa pendaftaran berlangsung selama 13 hari, yakni 18-30 Agustus 2026. Sebelum itu, pengumuman seleksi telah berlangsung pada 15-24 Agustus.

Setelah pendaftaran ditutup, proses berlanjut dengan seleksi administrasi pada 18 Agustus-1 September. Peserta yang lolos administrasi dapat mengikuti masa sanggah pada 4-5 September, sebelum hasil pasca-sanggah diumumkan pada 7-8 September.

Tahapan berikutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN. Pelaksanaan SKD dijadwalkan pada 22 September hingga 7 Oktober 2026, sedangkan hasil SKD diumumkan secara bertahap pada 1-13 Oktober.

Peserta yang lolos SKD kemudian menghadapi seleksi lanjutan. Untuk instansi yang menggunakan CAT BKN, rangkaian pembayaran, validasi, penjadwalan hingga pelaksanaan seleksi lanjutan berlangsung pada Oktober.

Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian atau lembaga dijadwalkan pada 21 Oktober-1 November 2026. Dengan demikian, calon peserta perlu memperhatikan setiap tahapan karena jadwal seleksi berlangsung berlapis dari administrasi hingga seleksi lanjutan.

Dari total formasi yang tersedia, kuota terbesar berada di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 1.410 formasi. PKN STAN membuka 1.000 formasi, sedangkan 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan menyediakan 891 formasi.

Berikutnya, Politeknik Statistika STIS mendapat 564 formasi, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) 375 formasi, Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) 250 formasi, STMKG 130 formasi, STIN 100 formasi, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara sebanyak 50 formasi.

Kesembilan instansi tersebut menawarkan bidang pendidikan yang beragam, mulai dari keuangan negara, pemerintahan, transportasi, imigrasi dan pemasyarakatan, hukum, statistik, intelijen, keamanan siber hingga meteorologi dan geofisika.

Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Calon peserta perlu mengikuti persyaratan dan tahapan yang ditetapkan karena proses seleksi mencakup pemeriksaan administrasi, SKD berbasis CAT BKN, serta seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing instansi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan