Ternyata Ini Asal Usul Nama Google, Tak Terduga

Bengkulu – Google, mesin pencari paling populer di dunia, ternyata memiliki cerita unik di balik asal usul namanya. Banyak yang bertanya, “Apakah Google merupakan akronim?” dan berbagai teori pun bermunculan, termasuk klaim bahwa Google adalah singkatan dari “Global Organization of Oriented Group Language of Earth”. Namun, ternyata teori tersebut salah.
Nama Google Berasal dari Salah Ketik “Googol”
Nama Google sebenarnya berasal dari kesalahan ketik kata “Googol”, yang merujuk pada angka 10 pangkat 100 atau 1 diikuti dengan 100 angka nol. Istilah “Googol” pertama kali diciptakan pada tahun 1938 oleh Milton Sirotta, keponakan matematikawan Edward Kasner yang baru berusia 9 tahun.
Milton sering menggunakan istilah ini dalam buku Mathematics and the Imagination yang diterbitkan pada tahun 1940. Ia memberi nama angka besar itu dengan alasan bahwa angka yang sangat besar tersebut pantas mendapatkan nama yang sama besar dan konyolnya.
Cerita di Balik Nama Google
Pada tahun 1997, Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Google, tengah berdiskusi untuk memilih nama untuk perusahaan mereka yang baru saja dibangun. Saat itu, ada yang menyarankan nama “Googol”. Larry Page kemudian meminta temannya, Sean Anderson, untuk mengecek apakah domain tersebut masih tersedia. Namun, Sean salah mengeja “Googol” menjadi “Google”. Larry berpikir bahwa “Google” terdengar lebih baik, dan akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan nama tersebut.
Pada 15 September 1997, Larry dan Sergey mendaftarkan domain google.com, dan nama Google pun resmi lahir.
Awalnya Akan Diberi Nama Backrub
Fakta menarik lainnya, proyek awal yang dikembangkan oleh Larry dan Sergey sebenarnya diberi nama “Backrub”, karena sistem yang mereka kembangkan berfokus pada analisis backlink untuk mengindeks web.
Dengan demikian, nama “Google” yang terkenal saat ini ternyata berawal dari sebuah kesalahan ketik yang berujung pada perubahan besar dalam dunia teknologi.






