Alaku

Tidur Akhir Pekan Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Tidur Lebih Lama di Akhir Pekan Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Bengkulu – Kebiasaan tidur lebih lama di akhir pekan, yang sering dilakukan oleh siswa dan pekerja untuk mengatasi kurang tidur pada hari sekolah dan kerja, ternyata memiliki manfaat kesehatan. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa memperpanjang tidur di akhir pekan dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 20%.

Manfaat Tidur Lebih Lama

Penelitian yang dilakukan oleh National Centre for Cardiovascular Disease di Beijing, China, menunjukkan bahwa tidur lebih lama di akhir pekan bisa mengurangi risiko penyakit jantung, terutama bagi mereka yang mengalami kurang tidur secara konsisten pada hari kerja. Yanjun Song, salah satu penulis studi, mengatakan, “Hubungan antara tidur lebih lama dengan penurunan risiko penyakit jantung ini terutama tampak pada orang yang terus-menerus mengalami kurang tidur pada hari kerja,” dikutip dari European Society of Cardiology, Minggu (1/9/2024).

Kriteria dan Metode Studi

Dalam studi ini, kurang tidur didefinisikan sebagai tidur kurang dari 7 jam per malam. Data tidur diambil dari 90.903 partisipan proyek UK Biobank. Partisipan dikategorikan berdasarkan seberapa banyak mereka dapat mengkompensasi kekurangan tidur mereka di akhir pekan.

Hasilnya, peneliti membagi partisipan ke dalam empat kelompok berdasarkan durasi kompensasi tidur mereka di akhir pekan. Peneliti mencatat bahwa orang yang dapat membayar utang tidur paling lama di akhir pekan memiliki risiko 19% lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak dapat mengkompensasi kekurangan tidur mereka.

Penemuan Kunci

Selama rata-rata tindak lanjut hampir 14 tahun, mereka yang memiliki kesempatan tidur lebih lama di akhir pekan menunjukkan risiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih sedikit di akhir pekan. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidur tambahan pada akhir pekan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung bagi mereka yang mengalami kurang tidur selama hari kerja.

Sumber dan Dukungan Penelitian

Penelitian ini didukung oleh hibah dari CAMS Innovation Fund for Medical Sciences dan hasilnya dipresentasikan pada sesi European Society of Cardiovascular (ESC) Congress 2024 secara hybrid di London, Minggu (1/9/2024).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan