Alaku

Beasiswa Garuda 2026 Dibuka, Kini Acu 100 Peringkat Prodi Terbaik Dunia

Beasiswa Garuda 2026 Dibuka, Kini Acu 100 Peringkat Prodi Terbaik Dunia (Foto: Ilustrasi: Jelita Nurisia Fajrina detik)

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Garuda 2026 dengan sejumlah perubahan skema seleksi. Program beasiswa ini kini menetapkan tujuan studi berdasarkan peringkat program studi terbaik dunia, bukan lagi mengacu pada peringkat universitas secara keseluruhan.

Informasi yang dirangkum dari detik menyebutkan, kebijakan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani. Ia menjelaskan bahwa pemilihan kampus tujuan akan merujuk pada peringkat subjek atau bidang studi versi QS.

“Tahun ini sudah dipilih 100 ranking subject, jadi rankingnya berdasarkan kepada bidang studi atau prodi yang terbaik berdasarkan QS,” ujar Najib dalam laman Kemendiktisaintek dikutip Rabu (11/2/2026).

Selain perubahan acuan peringkat, Beasiswa Garuda 2026 juga menetapkan delapan bidang prioritas utama. Bidang tersebut meliputi energi, seperti energi terbarukan, hidrogen, teknologi nuklir modular, dan sel bahan bakar rumah tangga.

Kemudian sektor maritim, mencakup kapal otonom, pelayaran ramah lingkungan, industri perikanan terintegrasi, hingga pelabuhan pintar. Pada bidang kesehatan, fokus diarahkan pada pengembangan vaksin, teknologi farmasi, bioinformatika, alat kesehatan berbasis AI, serta stem cell.

Di sektor ketahanan pangan, prioritas mencakup teknologi pertanian presisi, agritech, pangan lokal, dan urban farming. Sementara itu, bidang pertahanan menitikberatkan pada teknologi pertahanan canggih, kemandirian alat utama sistem senjata, dan sistem kendali presisi.

Bidang lainnya adalah digitalisasi AI dan semikonduktor yang meliputi kecerdasan buatan, internet of things, desain chip, sistem keamanan siber, dan superkomputer. Program ini juga memprioritaskan hilirisasi dan industrialisasi berbasis riset serta material dan manufaktur maju seperti teknologi robot industri dan manufaktur material mutakhir.

Selain delapan bidang utama tersebut, terdapat dua bidang pendukung yang turut menjadi perhatian, yakni bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan.

Adapun persyaratan dokumen bagi pendaftar Beasiswa Garuda 2026 meliputi nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 85. Peserta juga wajib melampirkan bukti prestasi tingkat nasional atau internasional. Untuk ajang yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional, sertifikat juara dapat diunduh melalui www.puspesnas.go.id.

Dokumen lain yang harus dipenuhi adalah surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan seperti rumah sakit serta surat keterangan bebas narkoba yang dikeluarkan pihak berwenang.

Proses seleksi Beasiswa Garuda 2026 dibagi dalam dua gelombang. Pada Gelombang I, pendaftaran dan pengumpulan berkas dibuka 15 Februari hingga 15 Maret 2026. Seleksi administrasi berlangsung 16-30 Maret 2026, dilanjutkan tes bakat skolastik pada 10-20 April 2026, dan pengumuman hasil pada 30 April 2026.

Sementara Gelombang II, pendaftaran dibuka 25 Mei hingga 25 Juni 2026. Seleksi administrasi digelar 25 Juni-10 Juli 2026, tes bakat skolastik pada 25-30 April 2026, dan hasil akhir diumumkan 5 Agustus 2026.

Informasi lengkap mengenai mekanisme dan ketentuan Beasiswa Garuda 2026 dapat diakses melalui laman resmi https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id/.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan