SPMB Poltekkes Kemenkes 2026 Dibuka 23 Februari, Cek Jadwal dan Syarat

Jakarta – SPMB Poltekkes Kemenkes 2026 resmi dibuka mulai 23 Februari 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan vokasi bidang kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan RI. Jalur ini menjadi pintu utama masuk ke berbagai kampus Poltekkes yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
Dilansir dari detik, proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi spmb-poltekkes.kemkes.go.id untuk Tahun Akademik 2026/2027. Peserta diminta mencermati setiap tahapan karena seluruh proses, mulai dari validasi berkas hingga pengumuman akhir, berlangsung dalam rentang waktu yang ketat.
Poltekkes Kemenkes menawarkan beragam program studi, seperti keperawatan, kebidanan, gizi, hingga akupunktur. Peserta dapat memilih kelas reguler maupun kelas internasional sesuai minat dan kualifikasi. Seleksi tahap awal menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), kemudian dilanjutkan dengan uji kesehatan bagi yang lolos.
Berikut jadwal penting SPMB Poltekkes Kemenkes 2026
Pendaftaran 23 Februari-7 April 2026
Validasi berkas 8-10 April 2026
Seleksi CBT 12-20 April 2026
Pemeringkatan dan nominasi 28-29 April 2026
Pengumuman hasil CBT 1 Mei 2026
Uji kesehatan 6-12 Mei 2026
Nominasi hasil uji kesehatan 13 Mei 2026
Pengumuman akhir 15 Mei 2026
Registrasi mahasiswa baru 18-24 Mei 2026
Seluruh tahapan dilaksanakan serentak di semua Poltekkes Kemenkes di Indonesia. Peserta wajib mengikuti setiap proses sesuai jadwal agar tidak gugur secara administratif.
Persyaratan jalur kelas reguler antara lain Warga Negara Indonesia, lulusan SMA/SMK/MA atau Paket C dengan jurusan relevan, serta berusia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2026. Peserta juga harus sehat jasmani, tidak buta warna, dan memenuhi ketentuan tinggi badan minimal. Untuk keperawatan dan fisioterapi, tinggi badan minimal laki-laki 155 cm dan perempuan 150 cm. Kebidanan khusus perempuan minimal 150 cm, sedangkan program studi lain minimal 145 cm sesuai ketentuan masing-masing kampus.
Sementara jalur kelas internasional terbuka bagi WNI dan WNA, lulusan maksimal tahun 2022 dari jurusan yang relevan. Persyaratan meliputi tinggi badan minimal laki-laki 160 cm dan perempuan 155 cm, lulus seleksi CBT, wawancara, serta tes TOEFL ITP. Khusus WNA wajib melampirkan dokumen keimigrasian yang sah.
Peserta dari keluarga kurang mampu dapat menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan atau desa. Ketentuan jenis lulusan dan tinggi badan berlaku sama di seluruh Poltekkes Kemenkes.
Materi yang diujikan dalam seleksi mencakup tes skolastik meliputi penalaran umum, pengetahuan umum, pemahaman bacaan, serta pengetahuan kuantitatif. Selain itu terdapat tes literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.
Adapun daftar kampus Poltekkes Kemenkes tersebar di berbagai daerah, di antaranya Aceh, Bandung, Banjarmasin, Banten, Bengkulu, Denpasar, Gorontalo, Jakarta I, Jakarta II, Jakarta III, Jambi, Jayapura, Kalimantan Timur, Kendari, Kupang, Makassar, Malang, Maluku, Mamuju, Manado, Mataram, Medan, Padang, Palembang, Palu, Pangkal Pinang, Pontianak, Riau, Semarang, Sorong, Surabaya, Tanjungkarang, Tanjungpinang, Tasikmalaya, Ternate, dan Yogyakarta.
Dengan dibukanya SPMB Poltekkes Kemenkes 2026, calon tenaga kesehatan diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini agar tidak melewatkan setiap tahapan seleksi.






