Alaku

BI Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan Idulfitri 2026

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2025 di PINTAR BI / foto dok istimewa

BengkuluBank Indonesia (BI) menyiapkan dana sebesar Rp 8,6 triliun untuk melayani penukaran uang pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Dalam program ini, BI menetapkan batas maksimal penukaran uang per paket sebesar Rp 5,3 juta.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menjelaskan, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR milik BI. Layanan penukaran uang tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang diselenggarakan oleh BI bersama perbankan di seluruh Indonesia.

“Layanan penukaran dapat diakses melalui berbagai kanal, mulai dari kas keliling, kantor bank umum, hingga layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat,” ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan digelar pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan. Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan.

Pembukaan kuota penukaran uang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa, serta 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa. Sementara tahap kedua dibuka pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk Pulau Jawa dan 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa.

Selain itu, BI juga menyelenggarakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026 (SERAMBI) 2026 yang dibuka oleh Ricky bersama pimpinan perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) di Bank Indonesia, Jakarta, pada 13 Februari 2026.

Dalam rangkaian SERAMBI 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.

Ricky menyampaikan, jumlah uang tunai yang disiapkan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut sejalan dengan menguatnya aktivitas ekonomi, meningkatnya mobilitas masyarakat, konsumsi rumah tangga, serta kebutuhan sistem pembayaran baik tunai maupun non-tunai yang diperkirakan terus bertambah.

Diketahui, informasi ini dikutip dari detik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan