Panduan Sholat Tarawih Sendiri di Rumah, Lengkap Niat hingga Doa Kamilin

Bengkulu – Pelaksanaan ibadah sholat Tarawih di bulan Ramadan tetap dapat dilakukan secara sah meski dikerjakan sendiri di rumah. Pemahaman niat dan tata cara sholat Tarawih menjadi hal penting bagi umat Islam yang tidak dapat berjamaah di masjid agar ibadah tetap sesuai tuntunan.
Mengutip sumber detik, sholat Tarawih merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan setelah sholat Isya dan hanya ada pada bulan Ramadan. Ibadah ini bisa dikerjakan secara berjamaah maupun sendiri. Umumnya, sholat Tarawih dilakukan dua rakaat salam, atau empat rakaat salam, sesuai kebiasaan masing-masing.
Bagi umat Islam yang menjalankan sholat Tarawih sendiri di rumah, ibadah tersebut tetap sah selama niat dan tata caranya dilakukan sesuai ajaran Islam. Berikut panduan lengkap niat, tata cara, hingga doa setelah sholat Tarawih.
Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Saat melaksanakan sholat Tarawih, umat Islam dianjurkan membaca niat terlebih dahulu. Mengutip buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) karya Saiful Hadi El Sutha, bacaan niat sholat Tarawih sendiri adalah sebagai berikut:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Arab latin: Arab latin: Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ālā
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Tarawih Sebagai Makmum
Masih mengutip sumber yang sama, berikut niat sholat Tarawih sebagai makmum:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lilahi ta’alaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Tarawih Sebagai Imam
Sementara itu, niat sholat Tarawih sebagai imam adalah:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Selain niat, tata cara sholat Tarawih juga perlu diperhatikan. Mengutip buku Shalat Sunnah: Hikmah dan Tuntunan Praktis karya Nasrul Umam Syafi’i dan Lukman Hakim, urutan sholat Tarawih sendiri di rumah adalah sebagai berikut:
Membaca niat sholat Tarawih
Takbiratul ihram
Membaca surah Al-Fatihah
Membaca surah lain dari Al-Qur’an
Rukuk
I’tidal
Melakukan sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Melakukan sujud kedua
Berdiri kembali untuk rakaat kedua
Mengulangi bacaan Al-Fatihah hingga sujud kedua
Duduk tasyahud akhir
Salam dengan menoleh ke kanan dan kiri sambil mengucapkan “Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh”
Mengulang rakaat sesuai jumlah yang dikerjakan
Membaca doa setelah sholat Tarawih atau doa Kamilin
Ditutup dengan sholat Witir tiga rakaat
Doa Setelah Sholat Tarawih atau Doa Kamilin
Umat Islam dianjurkan membaca doa Kamilin setelah sholat Tarawih. Mengutip buku Fasholatan Lengkap: Tuntunan Sholat Lengkap karya Cepi Burhanudin, berikut bacaan doa Kamilin:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْمُرْسَلِينَ سَيِّدِنَا
Arab latin: Bismillahirrohmānirrohimi, wasşolātuwassalāmu ‘alā asyrofil mursalina sayyidinā
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga salawat dan salam tercurah kepada semulia-mulia para rasul, yaitu junjungan kami.
وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ . اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا
Arab latin: Wamaulana Muhammadin wa’alā ālihi waşohbihi ajma’ina. Allahumma şolli wasallim wabārik ‘alā sayidinā
Artinya: Dan pemimpin kami Nabi Muhammad, serta kepada keluarga dan seluruh sahabatnya. Ya Allah, limpahkanlah salawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami.
وَحَبِيبِنَا وَشَفِيعِنَا وَكَرِ يُمِنَا وَذُخْرِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Arab latin: Wahabibinā wasyafi’inā Wakariminā ważuhrinā wamaulānā muhammadin sollallahu ‘alaihi wasallam
Artinya: Kekasih kami, pemberi syafaat kami, yang mulia bagi kami, dan simpanan harapan kami, yaitu Nabi Muhammad, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya.
وَرَضِيَ اللهُ وَتَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللَّهِ أَجْمَعِينَ .
Arab latin: Warodiyallāhu tabāroka wata’ālā ‘an Sādātinā aşḥābi rosulillāhi ajma’ina.
Artinya: Semoga Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi meridai para sahabat Rasulullah seluruhnya.
[Doa Kamilin berlanjut sesuai bacaan lengkap sebagaimana tuntunan hingga penutup:]
مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Arab latin: Muḥammadin wa’ala alihi wașohbihi ajma’ina, Walkhamdu lillāhi robbil’ālamin
Artinya: Nabi Muhammad, serta keluarga dan seluruh sahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.






