Alaku

Tips untuk Wartawan Saat Meliput Aksi Demonstrasi

Ilustrasi Wartawan Saat Meliput Aksi (foto: dok canva)

Bengkulu – Gelombang aksi demonstrasi masih berlangsung di berbagai daerah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ribuan massa turun ke jalan menyuarakan tuntutan mereka terkait isu sosial, ekonomi, hingga politik. Situasi ini menuntut wartawan untuk bekerja ekstra hati-hati saat meliput, sebab liputan di lapangan kerap menghadirkan risiko tinggi, baik dari sisi keamanan maupun etika pemberitaan.

Berikut beberapa tips penting yang dapat menjadi pegangan wartawan ketika meliput aksi unjuk rasa, yang berhasil redaksi rangkum dari berbagai sumber:

Utamakan Keselamatan Diri

Dilansir dari Kompas.com, jurnalis harus mengutamakan keselamatan diri dengan mengenakan atribut pelindung seperti helm, masker, dan rompi bertuliskan “PRESS”. Wartawan juga disarankan untuk tidak berdiri di barisan depan massa atau terlalu dekat dengan aparat keamanan.

Bangun Jaringan dan Komunikasi

Menurut Aliansi Jurnalis Independen (AJI), penting bagi wartawan untuk menjalin komunikasi dengan koordinator aksi maupun aparat sebelum liputan. Hal ini akan mempermudah akses informasi sekaligus memberi perlindungan tambahan di lapangan.

Pahami Batas Etika dan Independensi

Dilansir dari Tirto.id, wartawan wajib menjaga independensi dan tidak terprovokasi oleh massa aksi maupun aparat. Melaporkan fakta secara seimbang menjadi kunci agar liputan tidak berpihak.

Gunakan Peralatan yang Siap Sedia

Tempo.co menuliskan bahwa wartawan sebaiknya menyiapkan perangkat tambahan seperti powerbank, kamera cadangan, hingga jaringan internet yang stabil. Dengan begitu, distribusi informasi dapat berjalan cepat meski situasi lapangan berubah-ubah.

Siapkan Jalur Evakuasi

AJI juga menekankan pentingnya wartawan mengetahui jalur keluar lokasi aksi bila terjadi kericuhan. Dengan demikian, risiko terjebak di tengah bentrokan bisa diminimalisasi.

Aksi demonstrasi beberapa hari terakhir membuktikan bahwa situasi lapangan bisa berubah dalam hitungan menit. Karena itu, profesionalitas, kewaspadaan, dan etika jurnalistik harus selalu dikedepankan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan