Aturan Masuk SD di SPMB 2025, Tanpa Tes Calistung
ilustrasi sekolah. foto dok website sekolah

Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tendik, Pendaftaran Dimulai 8 Juni

Diposting pada
Editor: Oktaliansyah

JakartaPemerintah melalui Kementerian Sosial membuka sebanyak 5.127 formasi tenaga kependidikan (tendik) untuk ditempatkan di Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Rekrutmen ini menjadi bagian dari penguatan layanan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menjadi sasaran program tersebut.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal seleksi nasional ASN mulai 8 hingga 14 Juni 2026. Para pelamar yang lolos nantinya akan ditempatkan di empat wilayah penugasan yang mencakup hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama di bawah naungan Kementerian Sosial yang memberikan fasilitas pendidikan dan tempat tinggal secara gratis bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera.

Dalam rekrutmen tahun ini, Kemensos membuka lima jenis formasi tenaga kependidikan. Posisi tersebut meliputi wali asuh, wali asrama, operator sekolah, pengelola keuangan, dan tenaga administrasi.

Wali asuh bertugas mendampingi serta memantau perkembangan siswa selama mengikuti pendidikan. Sementara wali asrama berperan dalam pengelolaan kehidupan peserta didik di lingkungan asrama, termasuk pembinaan kedisiplinan dan aktivitas harian.

Adapun operator sekolah bertanggung jawab mengelola dan mendokumentasikan data sekolah. Sedangkan pengelola keuangan menangani administrasi keuangan, dan tenaga administrasi mendukung layanan administrasi umum di lingkungan sekolah.

Untuk mengikuti seleksi ini, pelamar harus berstatus Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun. Persyaratan lainnya antara lain tidak pernah terlibat tindak pidana, bukan anggota partai politik, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dilamar, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Kemensos juga mensyaratkan lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi program studi minimal B bagi jenjang D3, D4, dan S1. Pelamar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,10 serta bersedia bekerja secara sif dan tinggal di sekitar lingkungan Sekolah Rakyat atau asrama.

Penempatan tenaga kependidikan dibagi dalam empat wilayah. Wilayah I mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Wilayah II meliputi Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara Wilayah III mencakup seluruh provinsi di Kalimantan, Gorontalo, dan Sulawesi. Adapun Wilayah IV meliputi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah provinsi di Papua.

Tahapan seleksi dimulai dengan pengumuman pada 3-15 Juni 2026 dan pendaftaran pada 8-14 Juni 2026. Seleksi kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Pengumuman hasil kelulusan dijadwalkan pada 9 Juli 2026, sementara proses pemberkasan peserta yang dinyatakan lulus berlangsung hingga 11 Agustus 2026.

Pembukaan ribuan formasi ini diharapkan dapat memperkuat operasional Sekolah Rakyat sekaligus mendukung penyediaan layanan pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Gambar Gravatar
Penulis artikel kesehatan, keuangan, Islam, sepak bola, olahraga, dan prediksi bola yang menghadirkan informasi terbaru, akurat, informatif, dan mudah dipahami pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *